Rabu, 06 April 2011

10 CONTOH NOUN CLAUSE

1. Your book on the table
2. My mother is a good mother
3. The car of my father has been burnt last week
4. The pictur of your home is very beautyfull
5. My heart has been broken now
6. The handphone of her has been loosed on sunday
7. He suggested that I read the book
8. I never realize what a pretty girl she is
9. Alex thinks that Mary is ill
10. Henry says that Jack is very busy

Senin, 04 April 2011

NOUN CLAUSE


A NOUN CLAUSE is an entire clause which takes the place of a noun in anoyher clause o phrase. Like anoun, a noun clause acts as the subject or object of the verb or the object of a prepotition, answering the questions "who (m)?" or "what?". 


( http://www.writingcentre.uottawa.ca/hypergrammar/claustyp.html )



Menurut jenis kalimat asalnya, Noun Clause dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu:
  1. Statement (pernyataan)
  2. Question (pertanyaan)
  3. Request (permintaan)
  4. Exclamation (seruan).
Penjelasan:

1. Statement

a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • Kangaroo lives in Australia (statement)
  • That Kangaroo lives is Australia is well known to all (Noun Clause)
2) Subjek Kalimat setelah "It"
  • It is well known to all that Kangaroo lives in Australia
3) Objek Pelengkap
  • My conclusion is that Kangaroo lives in Australia
4) Objek Kata Kerja
  • All people understand well that Kangaroo lives in Australia
5) Apositif
  • My conclusion that Kangaroo lives is Australia is correct.
2.      Question

A. Yes/No Question

a. Conjunction yang dipakai adalah: "whether (or not/or if)"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • Can she drive the car? (Question)
  • Whether she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether or not she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether she can drive the car or not doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether or if she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
2) Objek Pelengkap
  • My question is whether she can drive the car.
3) Objek Kata Kerja
  • I really wonder whether she can drive the car (or not).
4) Objek Kata Depan
  • We discussed about whether she can drive the car.
B. Wh- Question

a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya itu sendiri"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • What is he doing? (Question)
  • What she is doing doesn't concern me. (Noun Clause)
2) Objek Pelengkap
  • My question is what she is doing.
3) Objek Kata Kerja
  •  
4) Objek Kata Depan
  • We discussed about what she is doing.
Catatan:

Posisi kembali normal, tidak seperti posisi sebuah pertanyaan normal.

3. Request

a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Objek Kata Kerja
  • Read the book! (Request)
  • He suggested that I read the book. (Noun Clause)
Catatan:

Tanda seru hilang.

4. Exclamation

a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya yang dipakai pada kalimat itu sendiri"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Objek Kata Kerja
  • What a pretty girl she is? (Exclamation)
  • I never realize what a pretty girl she is. (Noun Clause)
2) Objek Kata Depan
  • We are talking about what a pretty girl she is.
Catatan Tambahan:
  • Noun Clause dengan "that" digunakan sebagai subjek dari suatu kalimat hanya dengan kata kerja tertentu. Dan kata kerja (verb) yang penting adalah linking verb, khususnya BE.
  • Noun Clause dengan "that" sering menjadi objek dari verb (kata kerja), beberapa verb berikut ini biasanya mempunyai subjek yang menunjukkan manusia. Kata-kata tersebut terutama sekali adalah verb yang digunakan dalam Indirect Speech Berta verb yang menyatakan kegiatan mental.
            (http://ismailmidi.com/berita-170-noun-clause.html)







Rabu, 30 Maret 2011

Berikan Daku

Berikan daku sungai kasih
pelepas dahaga diwaktu siang yang kering
penyejuk jiwa dimalam yang hening

Berikan daku sungai kasih
dipinggiran yang redup,bebayang rimbunan pohon
tempat istirahat yang berlapang,menyedut udara bersih
pemberian ikhlas kasih


Sungai yang ku pinta adalh sungai harapan
yang mengalirkan kesetiaan cinta dan kasih sayang
sungai yang membawa kedamaian,dimana aku didalamnya
mengecup aneka bebauan hingga ke larut malam

Sungai yang ku pinta sungai yang mengalirakn
namamu dan namaku,dalam syarafku dalam nianku
aku rindukan belaian dan kemesraan
yang lama hilang dalam rahang kehidupan


Berikan daku sungai,sungai kasih yang ku dahagakan
penerang cinta yang hampir padam,
sungai kasih yang ku dambakan
penyejuk hati yang lama gersang...

Selasa, 29 Maret 2011

Pengaruh Waktu Bangun Tidur Malam Terhadap Semangat Hari



Tahukah teman,ternyata waktu saat kita bangun dari tidur malam itu sangat berpengaruh terhadap tingkat semangat hari kita lho,,. Maksudnya,semakin pagi watu kita bangun dalam tidur malam,maka semakin besar pula semangat kita untuk menjalani hari itu. Tapi hal itu tidak berlaku jika waktu tidurnya kurang,misalnya saja bangun tidur pukul 05.00 pagi namun baru saja tidur pada saat pukul 02.00 pagi,bukannya semangat malah ngantuk berat saat menjalani aktifitas. Karena idealnya waktu kita untuk tidur malam itu sebanyak 7 jam (menurut penelitian Fakultas kedokteran West Virginia University's (WVU)).
Lebih jelasnya,orang yang tidur pada pukul 21.00 dan kembali bangun pada pukul 04.00 pasti akan lebih bersemangat beraktifitas dibandingkan dengan orang yang tidur pada pukul 03.00 dan kembali bangun pada pukul 10.00. Mengapa bisa begitu? Bukankah sama-sama tidur dalam jumlah waktu tidur yang ideal,yaitu 7 jam perhari.
Ya,tentu saja berbeda. Saat bangun tidur dalam suasana pagi,kita akan merasa hawa sejuk dan segar,hal itu dapat menjadi sugesti bagi tubuh kita untuk senang melakukan berbagai aktifitas. Berbeda dengan pada saat bangun dalam suasana matahari yang setengah terik,jangankan beranjak dari tempat tidur dan mandi,untuk mebuka matapun sudah malas karna mata akan terasa silau. Hal itu pun akan memberikan sugesti pada kita untuk menjadi lebih malas dalam melakukan kegiatan selanjutan.
Saya sendiripun sudah mencobanya,jika paembaca ada yang meragukan penelitian saya ini,maka silahkan pembaca coba dan buktikan sendiri.
 
 
 
 
Dibuat oleh Rosita Anjarsari
Pada september, 05 2010
Posting Pada Blog, Maret, 29 2011

Minggu, 21 November 2010

MANUSIA DAN PENDERITAANNYA

Manusia
Manusia merupakan makhluk sosia,yaitu makhluk yang harus hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Dengan kata lain, manusia tidak dapat hidup sendiri untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Agar manusia dapat hidup berdampingan dengan manusia lainnya,maka ia harus bisa diterima untuk masuk kedalam kehidupan manusia lainnya. Dan untuk dapat diterima oleh manusia lainnya,maka mau tidak mau ia harus berprilaku sebagaimana mestinya agar dapat diterima oleh manusia lainnya. Keharusan tersebut terkadang menjadi penyebab terjadinya ketidak sesuaian antara keinginan hati dengan kenyataan yang harus diterima.
             Terkadang ketidaksesuaian itu menjadi masalah besar bagi manusia sehingga dapat mempengaruhi kelangsungan hidupnya. Manusia akan merasa tertekan dan tidak nyaman. Dengan begitu manusia dapat dikatakan sedang dalam keadaan menderita.

Penderitaan
Penderitaan merupakan suatu keadaan yang dirasakan tidak nyaman dan memiliki cara yang sulit untuk dapat mengakhiri keadaan tersebut. Penderitaan dapat terjadi pada fisik maupun batin manusia. Namun banyak manusia yang merasa bahwa penderitaan batin lebih berat dirasakan dibandingkan dengan penderitaan fisik. Dengan begitu bukan berarti manusia memilih lebih baik mengalami penderitaan fisik dibandingkan dengan penderitaan batin. Sejatinya tidak ada manusia manapun yang ingin mengalami penderitaan baik fisik maupun batin.
            Penderitaan dapat timbul dari tuhan dan dari hasil perbuatan lalai kita sendiri. Penderitaan dari tuhan bukan berarti tuhan sengaja ingin membuat kita menderita berdasarkan kebencian. Namun penderitaan dari tuhan sebenarnya merupakan ujian atau cobaan yang tanpa kita sadari akan membuat hidup kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Contohnya bencana alam.

                            ( from: http://windede.com/2006/01/04/bencana-alam-atau-bencana-manusia/ )


     ( From: http://taganaselalusiapsiaga.blogspot.com/2009/12/mengapa-begitu-banyak-bencana-alam.html )


Gambar diatas merupakan pekerjaan tuhan yang dapat membuat mansia merasa menderita.

                         ( from: http://di2tpermadi.blogspot.com/2010/11/kemacetan-dan-solusinya.html )

Gambar diatas merupakan penderitaan manusia yang berasal dari perbuatan lalai manusia itu sendiri.